Tulisan ini dibuat untuk mengapresiasi diri sendiri, karena sudah kesekian kalinya paham untuk cepat-cepat berlalu dari drama. Butuh jutaan afirmasi setiap pagi, meyakinkan diri sendiri.. bahwa tidak ada siapapun yang lebih kuat dari diri sendiri, untuk menolong diri sendiri, dari apapun yang membuat diri ini merasa tidak nyaman.
Self-love. Karena tidak ada yang mencintai ? Bukan. Karena Tuhan menganugerahimu hati. Hati yang milikmu, hati yang kamu cintai sendiri, hati yang seharusnya tidak ada cinta lain yg lebih tinggi daripada Ketuhanan. Kemudian kamu sadar ada Tuhan dalam dirimu. Mencintai penciptaan-Nya yang sempurna. Hatimu sendiri, jiwamu sendiri, dirimu sendiri. Self-love is a must, darling.
Jangan sakiti hatimu sendiri dengan menumpuk masalah-masalah yang kamu buat sendiri. Tanyakan pada dirimu sendiri, sebelum terjebak dalam membuat salah atau masalah, apa ada perasaan tidak nyaman sebelum berbuat hal itu ? Tebakku, ada.. itu tanda Tuhan. Betapa fragilenya hatimu tidak ikuti tanda itu sampai menyakiti dirimu sendiri, membuat salah, membuat masalah, berada dalam masalah, juga akhirnya menyakiti yang lain.
Setelah itu, kamu salahkan orang lain karena hatimu sakit. Padahal Tuhan sudah memberi tanda bahwa akan ada luka. Tuhan bilang jangan kesitu, kamu tetap bersikukuh. Lalu selalu berulang seperti itu, kamu mengabaikan tanda Tuhan. Sampai akhirnya tidak ada lagi tanda Tuhan yang nampak disana. Kamu berbuat salah, kamu menyakiti dirimu sendiri.. lagi.
Aku, mengumumkan bahwa banyak sekali yang kusakiti.. yang kubuatkan masalah dalam hidupnya. Oh Tuhan dimana tandamu ? Aku tidak mau ini lagi. Semoga cepat berlalu.