Tuesday, 30 July 2013

Lyly de la vallée

                      Lyly de la vallee  


Lily of the valley or lyly de la vallee has the flower meaning of humility, chastity, sweetness, purity and is said to bring luck in love. It also means "the return of happiness" which is the reason why it is often used as decorations in weddings. Convallaria majalis or lily of the valley usually bloom in the month of May. This May flower is also known as the May lily. The alternate May birth flower is the lily of any variety. Lily of the valley is native to temperate areas of Asia, Europe, and North America, where it grows naturally in woodland settings. 
In Germanic mythology lilies are associated with the virgin goddess of spring ostara. The lily symbolizes life to Pagans and the blooming of lily of the valley flower heralds the feast of Ostara. The sweet fragrance and whiteness of the flowers symbolize the humility and purity of its patron goddess.

Seberapa banyak kepolosan menguasai dunia ? Seberapa banyak kerendahan hati menaklukan para pemuka durhaka ? Dan..
Seberapa besar pengaruh kemurnian hati terhadap otak-otak licik manusia ?
Determinasi untuk dua case ini adalah tidak banyak dan tidak besar. Bumi ini terlalu banyak menyimpan manusia yg mengabaikan hal-hal yg datangnya dari hati. Dan pada saatnya bumi akan meledakkan mereka sampai hanya menjadi belulang yg hampa makna. Kemudian mereka mengeluh dalam eveilnya. Namun tidakpun membuatnya keluar segera.
Lyly de la vallee menyuarakan kemurnian,  kepolosan, kerendahan hati, kebahagiaan yg suci dan tulus. Cinta yg dibendung dalam proporsi bentuk May-lyly ini selalu devosional. Yang ketika kamu memutuskan untuk asistif mencintainya terus cintalah. Kali yg pertama begitu enchanting dan membuat keemasan seperti yule di old-greek. Hamparan permadani siap menyambut anugerah Tuhan yang lain basically for humility. Kamu harus terus begitu, karena akan ada yg bersifat genuine dengan cinta yg terus menerus, enormous. Dan lebih jauh akan kamu lihat begitu murninya seperti tetesan air mata Maryam yang menangis bahagia untuk kelahiran putra sucinya. Sepenuhnya sampai akhir masa tiba, jika tidak lain adalah sebagian/setengahnya yg kamu pilih, cinta lyly de la vallee akan destruktif dengan sendirinya. Bukan secara berkala, kamu akan tidak utuh dengan sekaligus. Bukan lyly yg infantile menghisap belulangmu yg pernah melengkapi helai bunganya. Tapi delusi-mu. Keyakinanmu masih rusak, tidak layak diperjuangkan pun dimenangkan May-lyly. 
Enormously, love without but, love without little, enormous love. Incessantly.

Jangan malu-malu
Mendekat dan cium kehangatan
Tidak, jangan sekaligus
Keserakahan membuat kasar permukaan hatimu.

Vielen danke, volk.
I have sorry.. Me irl

Monday, 29 July 2013

Manuscript of happiness

     
    Plot cerita hari ini jauh dari phosphene. Matahari malu untuk muncul bahkan sekedar bercerita kumulus pun tidak. Naungan hari ini adalah rentang interval antara gerimis dan badai yg saling bersimpulan. Antara gua dan pepohonan bosbow layak disebut persahabatan. Floral yang bercorak. Gua selalu jatuh cinta.
    Waktu yang gua tempuh untuk sedikitnya merasa nyaman sama diri sendiri selalu lebih kurang dari waktu gua memandirikan hati dan karakter gua. Tuntutan peran di lakon teater dibuat-buat ke kehidupan yg terlalu nyata. Dan jam 03.14 ini terlalu awal untuk phosphene. Apalagi adalah raga gua sebagai lakon teater di bumi Tuhan.
    I'm too old to put a candy on everythings problem. Selalu kata-kata ini yg mendeskripsikan bahwa hal adalah serumit yang gua pikirkan. Karena yg manis kayak permen gak bertunangan sama problema yg terlalu berat. Likely I ought to put the bomb on the real problems. Karena yg manis selalu jadi pahit kalau harus dicampur dengan hal rumit. Satu-satunya jalan untuk tempuh selesai hal itu adalah bom. As a last resort or asylum. Lo gak bener-bener nyangka bahwa bom yg gua maksud adalah bom beneran yg dipake amrozi di bali kan ? Well, tp yg namanya bom selalu multi-impact kan. Positif negatif.
    Asylum yg gua kaji dari buku adalah tempat kejiwaan buruk berakhir. Sometime, gua berhenti di satu titik dimana gua cuma butuh pelukan. Disaat permen gak bisa mengubah problem yg seada-ada bangsatnya. Ajaibnya gua gak selalu mendapatkan itu, dan gua masih tetap pretty fine and happy and lucky and laugh like a drain.
    Gua merasa terbebani dengan doa-doa mom gua yg udah channeling bgt secara iradiasi ke Tuhan Semesta Alam. Doa yg pasti selalu tersalur supaya gua bahagia dan sentausa. Gua akan selalu bahagia dan sentausa dan blessedness. Sinar yg diautorisasikan bukan cuma secercah, atau segarisan dengan sinar-sinar di celah pine-tree. Hal keterberkatan ini membuat gua jadi seorang panchromatic. Setelah ini gua akan menemukan manuskrip Tuhan yang dibuatkan-Nya demi jalan cerita selanjutnya di hidup gua.

Somebody just need hug. And talk blunty. No rot. Me irl.

Very thanks, nighthawk.

Thursday, 25 July 2013

A curio


Im neither actually genius nor special, im just emotionally curious and hungered for philology. And guess I have an answer for my easiness. Masterpieces of Paulo Coelho. Those make me have some review to be write on. So enthusiastic to make em alive in my mind.
~The alchemist
~The fifth mountain
~A witch of portobello
~The pilgrimage
~Aleph
~By the river piedra I sat down and wept
~Veronika decides to die
~The winner stands alone
Those which I read last few months. I'm so excited to make it fastly to finish my reading. Sometime its really helped me to reach an enunciation for some trouble that I find of. 

Point of views that belong of coelho ;
                 Death
Death urges us to take a risk, risk everything for the sake of something we dreamed about, and avoid is to being "undead"
                  Love
Love is a trap, when it comes, we only see the light, not the dark it. 

Coelho always put some misteries in every figure he creates on. A lunatic of mystery. So hearted it! I was beginning to understand that love is not a habit, a commitment or a debt. It isn't what romantic songs tell us it is. Love simply is. No definitions. Love and dont ask too many questions. Just love.
And that point was gripping me to stay and just love. Well, its creepy. But there I was.

And death, something that would'nt be shunned and rejected, is just a little parcel of death. if you're moving, it gulping you down snaply. Just quite still and close your eyes.

Dan gua selalu penasaran kenapa Tuhan pada saat yg sama, menyuruh kita berusaha dengan seluruh akal, perasaan, dan kasih kita untuk bertahan hidup, belajar dan bekerja sementara Dia udah menentukan takdir bagi kita di dunia (dari semenjak di alam kandungan udah tertulis takdir kita nanti seperti apa).. Is it fair ? 
jawabannya gua ilhami dari pandangan coelho juga. Tuhan menilai, kemudian menentukan. Tuhan menginginkan campur tangan kita, sedikit saja. Tuhan melatih kita untuk banyak hal, di dunia. Dunia ini luas, dan Tuhan mau kita mempelajarinya, menghirup udara terang dan gelapnya. Merasakan lelapnya sedih, haru, senang, kehilangan, sampai menemukan. Menemukan ketuhanan yg begitu Esa. 
And..
How do we find the courage to always be true to ourselves, even if we are unsure of who we are ?
Haha. Simply how.. Belief in God.

Masterpieces yg terkumpul gak akan selalu ada artinya kalau cuma jadi pelengkap book&beyond yg diasumsikan sbg justifikasi bahwa lo adalah kaum intelektual. 
Ada dua bahasa: bahasa manusia dan bahasa fiil (bahasa isyarat dari Tuhan, kita harus peka untuk memperhatikan tanda-tanda dan isyarat dari Tuhan). Bahasa Tuhan terlalu indah untuk diabaikan. 

So thats why I posted these words. Dengan bahasa.

Thanks, throng.

Tuesday, 23 July 2013

Moon parting

Ada sekitar 100 ton meteori-meteorit kecil yang rata-rata berukuran debu, masuk atmosfer Bumi setiap harinya. Dan ada selundupan perasaan-perasaan kecil yang masuk atmosfer kehidupan setiap detik bibir kami bersahutan.
Planet ini budak. Kedudukan bintang besar merajai orbit-orbit terhitung horizon. Kami disitu sedang berdiri memutar sentuhan.

Tentang matahari sebagai bintang, galaksi dan fase kehidupan planet. Bermegahan diantara garisan flaming nebula karena sepi tanpa mereka. Seperti kami yang mulai menanyakan apa gunanya jari yg bertautan satu sama lain, seperti menenangkan karena terlalu sendiri. Cuma karena susah diam.

Rasi yg menjadi radian hujan meteor di tahun-tahun meteor adalah rasi yang terangnya selalu kalah dengan cahaya bulan. Dan Bulannya terbit diantara reruntuhan kuno bagian tersempit.
Ini kami yang delikasi dalam dua berbeda tapi paling ego adalah paling menang. Selalu aku.

Dan sebelum bulannya cekung, ini delusi dan fiksi cello-ku :
Do you know what I've learned ? 
That although ecstasy is the ability to stand outside yrself
Dance is a way of rising up into space
Of discovering new dimensions while still remaining in touch with your body
When you dance, the spiritual world and the real world manage to coexist quite happily
I think classical ballet dancers dance on pointe cause they're simultaneously touching the earth and reaching up to the skies.

Ingatanku, namaku binar saat menyanyikan fiksi cello ini. Aku sempurna membuat kami jadi saling hilang ingatan. Padahal aku (sebenarnya) tidak. Beberapa jam,retina kami membulat dan cello yg lebih kecil menuntun kami bersahutan lagi. 
Malamnya masih dimenangkan terang Athena. Of course.





Sunday, 21 July 2013

Clinked yesterday: to owned up

There's so many things ago which in trouble with me. Rarely I have those cleared by others. I had cleared all by myself to rights. It follows on that I'd got lessons for those which faintly matter.

It have really allowed on my sensitive mind. Does often I turn off my core polemic, among me myself and cerebellum to get into desire who really I wanted. It purpose to keeps trying the prestige. 

C'mon..
Alles was ich brauche ist die holzen und süß sind vegetation angebracht. Ware witklich schon, in den tiefen der duft zu sein.

I do love when I was sun dressing between ruins of morning, sun-kissed on the battle forest. Plant mineral wood loving these so hard. These made me felt as I ought to live for aeon. So nicer to be better to be fancier. 

Oh yah, recently I felt so close with the man whose name was R. And by the way I doesn't seldom writes about him. 

Such as.. My message to him (on twitter)
There is a girl who still writes you. she doesn't know how not to.
Or this..
you talk to me with words & i look at you with feelings




Waw. So excited to feel that (: God bless me for this feeling in a way.
But its not the end of my eternal life. Life is long. Life so fun. It may be change at any times. such as previously I met and stepped out with one man who pantywaist, yeksss! So I left him easily..
Pretty sure I'll be wild and nice in a same way. I mean just don't be doubt of everything in life. Its my religion.

Out there, roses blooming out like children in a play. Lets play! 

Thank you, ocean.






Thursday, 18 July 2013

Balance


A dreamer: flame-spark of life

After all, i walked in the forest for seconds. I remembered many nights during my blankness when i had loved and hated the hypocrisy myself to forever in love with the man who had put it around me.
Like all women, I'd dreamed of one day meeting an enchanted prince, who would marry me, give me children, and shower attentions on my family.
Like many women, I fell in love with a man who could give me none of those things, but with whom I shared some unforgettable moments, moments my child would never understand, but happy. I could bear that..
May i find love, much love in my life..
There's no need, my enchanted dream will come to me when i was ready to put him to the part of my flame-spark of life.
This note incredibly made in the some breath of "King-supernatural" 
So thanks im proud to be seltsam.

Saturday, 13 July 2013

Love yourself first


Nothing wrong with your ego

Long Sigh.
Kalau udah long sigh gini sih pasti meaningfulnya menyangkut problema akademik. Ya, apalagi kan ? kalau masih seumuran gua blm kepikiran soal fluktuasi rekening listrik gitu kan ? :} Alasan lain ya karna gua bukan anak IPA yg bego-bego amat, jadi gua masih percaya sama rumus dari seorang ahli fisika bahwa percepatan suatu benda selalu berbanding lurus dengan besar gayanya. Newton II yah kalau gak salah.. Itu sama halnya kayak: effort yang besar bakal menghasilkan tujuan yg rampung dalam waktu cepat jg. Jadi, urusan akademik harus disetting serapih mungkin biar kedepannya gak semaput dan cepeeet beres! Dan well, gua juga termasuk orang yang gak pernah berusaha ngusik kenyamanan sendiri buat sesuatu yg ribet atau bahkan ngorbanin itu buat orang lain. Yep, ego. Setiap manusia pasti punya ego kan, tapi  penempatannya aja yg beda-beda. Disebut ego karena manusia punya akses perasaan sama akal yang beda jalur.. Bersebrangan.. Akal selalu ngarahin sama hal-hal yg serba masuk hitungan logis sedangkan perasaan disebrangnya akal. Nama ego ini ciptaan manusia kayaknya.. karna suka berada di tengah-tengah, manusia kadang nolak ego sebagai hal yg 'duh batu banget' tapi kalau udh nyangkut lagi soal 'untung rugi' buat diri sendiri udah pasti keyakinan sama ego pribadi dijunjung jadi hal yg benar. Menurut gua sih gitu.. 
Ya, ego gua sih skrg lagi gak mau berurusan sama yg ribet, poinnya soal cinta-cintaan gitu. Udah lama gak punya pacar dan belum nyoba lagi deket sama laki adalah pilihan gua buat gak ngorbanin hal-hal diluar familiarize gua.. Ya belum tau aja harus bersikap apa kalau akuntabilitas/equilibrium kehidupan akademik, sosial, dan bahkan finansial gua bakal terganggu gara-gara cinta-cintaan. Karena buat sebagian orang kayak gua bakal lebih ribet kalau udah cinta tapi cintanya ngerusak keseimbangan habitual way of thinking for anything. Ribetnya sih soal cara ninggalinnya. Karna stuck bukanlah gua banget. Sombongnya sih gua gak akan stuck sama laki yg emg gak bawa good effects. Semaput bgt kalau udah serius tapi gak balance.
Karna pacaran serius itu bukan soal nyaman gak nyaman atau cocok gak cocok. Pacaran itu kan penggabungan dua karakter/materi yang sama atau (bisa jadi) berbeda menjadi satu kesatuan agreement. Ya bukan berarti kalau berbeda gak bisa terbentuk jadi unity kan. Kayak air dan minyak yang walaupun udah digabung di satu tempat, tetep aja misah. Itu anggep aja lain lagi deh pemahamannya. Di problema pacaran sering kali harus ada pengakuan kalau untung-rugi masih berjalan bergandengan sama cinta. Ya bodoh juga karna cinta lo harus abis-abisan sampe abis kebanget-banget-bangetan.
Dan oleh karna itu berdasarkan dari asas ke-acuh tak acuh-an gua, maka dirumusin kalau punya laki ya yang harus bisa ngebuat gua tetap punya keseimbangan kehidupan gua yg dari awal udah dibentuk. Kehidupan sama keluarga gua, kehidupan sosial, kehidupan finansial, dan first compulsionnya adalah equilibrium kehidupan akademik gua. Pun, gua harus punya kecakapan bertindak yang sama untuk kehidupan pasangan gua. Ya, kalau udah complicated sama urusan pacaran yg gak disetujuin nyokap bokap sih (kayak masa lalu gua gitu) ya gak usahlah dipikirin. Udah dipastikan ngerusak keseimbangan banget.
Pernah kan denger Tuhan Maha Baik ? Ya itulah, lebih baik santai aja dulu soal cinta-cintaan. Tuhan bakal ngasih hadiah pasangan keseimbangan buat lo di waktu, kondisi, dan pribadi yg ketika saatnya emang harus diberi. Tepat dan beyond comparing. 
Sampai saat ini sih gua masih mutusin buat jadi batu banget.. Kan kmrin baru jujur gitu soal perasaan sama laki-laki eh foolish banget sih kayaknya. Hari ini udh jadi batu lg. karna enakan jadi batu di goa-goa yang blm terjamah manusia. Epic apik! 
Udah kepanjangan belum ? 
Bye