Tuesday, 14 May 2013

Jadi mau manis pahitnya, tidak ?

So, this is a beauty case ever in my halfway to go. I keep trying to get up at risk while my heart was going vis with doubtfulness. I never know where do they come from, even its smattering of. But i do believe, in order to get hefty as steadfast as a rock; I should've rammed to the fullest, at the point of death, but still wake up hoping the new collision- survive- and make a new voyage with a bitter experience, but for me its all just like a sweet medicine in morning.. untimely to give up in the morning. Moon couldn't be refused of its beauty.. daintily.. Smile in the night with a same experience.. Bitter, oh well- i just been added a sweet cause i really like to be like this.
Hidup manis berlebihan, bosan.
Hidup pahit keterusan, cobaan.
Jadi, boleh gua akhiri kebingungannya ? 

Sunday, 12 May 2013

Inequity

From the book which has memories faintly removed on mind.

Jangankan abu-abu, hitam saja tak terlihat. Putih juga termakan kalap. Seperti warna suntan yang mengurang tidak normal. Hingga spurt elegi mulai terasa dengan kadar debu negatif yang terlalu pekat. Berharapnya memiliki emosi untuk sekedar meraih gagang harapan. Nol. Namun, tak semudah semburat senja yang jarang absen dilihat.Ya, sebab dari Tuhanmu pemilik banyak semesta, bukan hal yang sulit menyapa senja. Jadi siapa yang gila menganggap hitam tidak pekat dan putih tidak sinar ? Sementara Tuhanmu tidak pernah menuliskan hal dengan tidak jelas. Sedangkan telah ada takdir yang tertanda mutlak di buku akhirat. Jadi, ini hanya perasaanmu ? Ya. Boleh sadar, perasaanmu mengalahkan kepastian.

Jadi. Tulisan ini untuk apa kamu buat ?
Ini lukisan perasaan mengenai ketidakstabilan. Disertai arti kiasan bahwa ada makhluk yang senantiasa menoleh pada harapan namun tidak berjuang.



Tuesday, 7 May 2013

Melukis: meadow of soul

Karena saking sayangnya gua sama canvas dan wan-kawannya. So, here I spin a yarn how much I really love them. Awalnya, gua ngira ini cuma asal-asalan suka aja karena liat banyak warna, banyak bentuk, dan banyak yg bisa dieksplor. Gua kenal mereka dari om gua yang tangan dan hatinya udah pol bgt di lukis-melukis. Asik, fokus, lupa waktu. Itu yang gua temuin pertama kalinya di om gua pas lukis. Nyebelin ah..
Gua juga lupa sih kapan gua mulai senang dan coba-coba. Yg jelas, lukisan yang diwariskan om gua ke gua (untuk dicoba meniru) adalah fresco ( lukisan langsung di dinding ). Dan seinget gua lagi, itu susah.
Melukis itu ngasih yang terbaik. Itu yang selalu gua inget dari om gua. Lebay banget sumpah! padahal profit financial dia dari melukis juga gak banyak (re: yah dulu gua matre). Penasaran juga sih kenapa sampe segitunya dia cinta bongkahan-bongkahan warna itu. Tapi ternyata, ada hal yang gua temuin pas gua udah coba dan mulai lupa waktu. Bukan soal finansial lagi.. tapi nagih, ambisi, indah. Stress bisa ilang banget pas nemu paduan warna. Dan penuhnya gua percaya bahwa : Tuhan menciptakan sesuatu memang selalu memiliki makna dan pasti berguna.
Berantakan banget kalau udah nemu mereka.. Berantakannya kayak naksir sama cowok yg gila games, kalau udah ngegame gua dicuekin (curhat, trims)
Dulu sih susah.. Sekarang enjoy dan sometimes it feels like indispensablelity.. Ya kan cinta karna terbiasa..
Hasil lukisnya sih gak bagus. Tapi ya stressnya hilang..