Wednesday, 19 November 2014

money in life


jadi, gimana rasanya kalau ternyata seluruh dunia setuju: uang adalah sama kedudukannya dengan cronos/olympus/hera/oranos/pun anak cronos yang terlalu bengal sehingga ditelan mentah-mentah oleh bapanya tapi (kemudian) selamat dan malah menjadi dewa dari segala dewa (re:zeus) ? 
jadi, gimana rasanya kalau ini adalah masanya uang sebagai benda yang paling diingin-inginkan di jalan-jalan kumuh di gang-gang rekat di perkampungan di rumah-rumah susun atau di beberapa blok-blok prostitute ?
jadi, gimana rasanya kalau ternyata uang bukan sebatas kertas angka yg memberikan makan atau minum, tapi malah terlibat memutus nyawa ?
dan, gimana rasanya bersikap seakan hidup senang karena dibeli uang ?

oyah, berapa-ratus kali gua merasa mood adalah hal yg bisa dikuasai oleh kemerosotan jumlah kertas di dompet, nominal di atm juga ikut-ikutan bikin gua cemberut & lusuh & sinis ga karuan. sebenarnya, ini phobia kemiskinan yg kemudian jadi akar dari seluruh kebodohan mood yg ada.

jadi, sebenarnya masih ada separuh-separuh orang yang lebih memilih hidup untuk mengejar karir (uang) dan felt so engaged with their achievement (money in life). sukses adalah uang. uang ? ye of course, kalau sukses bukan untuk uang lalu buat apa ?
bahagia ? sedangkan mood telah dilahirkan dari uang.
membantu orang lain ? sedangkan melakukannya harus dilengkapi uang
(hai, membantu bisa saja selain uang, moril:knowledge:petuah).
oke, moril:knowledge:petuah adalah didapat dari pengajar-pengajar ? jadi sekolah masih belum gratis kan ?
jadi, tepuk tangan hormat untuk para talent & tray di acara-acara megah adalah bentuk penghormatan kekayaan mereka, karna kemungkinan besar beberapa mc terlalu malu untuk mengganti "applause for dedication" menjadi "applause for money-relation".
jadi, sebenar-benarnya pujian adalah sebab uang. 

jadi, bisik-bisik gosip antar wanita, sirik antar meja, jambak-menjambak remaja selalu karna hal-hal gengsi atau selisih rasa ? 
mungkin ya, tapi alasan tertinggi gengsinya adalah uang, alasan sangsi perasaannya adalah uang: yaitu siapa dari siapa yang lebih uang, berapa dari berapa banyaknya nominal & siapa dari siapa yang unggul finansial.

iya, terlalu sempit otaknya kalau karna uang.
jadi, sebaiknya kita bisa bicara hal lain seperti acomodador, ialah saat di dalam hidup kita dimana kita memutuskan untuk melupakan keinginan-keinginan kita & menerima saja apa yang ada, seperti bersyukur.

tq, bae.

Sunday, 27 July 2014

artificial life

hari-hari yang sama, beberapa topik yang diulang, lelucon yang mulai monoton dan dentuman keluh kesah di langit-langit jalanan ditambah sesekali teriak untuk kehilangan yang ga begitu bervariasi. sedikit sangsi dengan semua keberantakan sikap-sikap manusia karna terkesan kurang mahir di setiap (hal) problema yang (sebenarnya) adalah itu itu lagi. polanya selalu sama dengan beberapa peran yang hanya dibolak-balik unsur nama & tempat & fase juga pertumbuhan problema hal. ringkasnya, problema adalah selalu bervariasi pada porsi yang hampir sama karena sedikit banyak naik level sebagai ujian yang telah disiapkan Tuhan untuk akhirnya sekedar berlalu, dengan ataupun tanpa hikmat. Karena ini hanya berupa keluhan, jadi ga akan ada cerita yang benar-benar utuh dengan proses deduktif-induktif yang implisit atau eksplisit.
semakin jelas berantakan
jelas bukan ?
permainan di dunia semakin gampang & mengerucut semakin sedikit, ialah (hanya) berupa: nada-nada sederhana yang menginspirasi, intonasi-intonasi suara yang pandai membujuk, jemari-jemari yang lincah mengajak dan beberapa portrait-vidio yang bagai menguasai dunia. 
Jelas bukan ? 
Kesenangan saat ini seperti secarik portrait tersenyum luas memeluk lekuk-lekuk telanjang dalam caption-caption unik sekedar untuk persuasikan keadaan yang riuh senang brengsek bebas dan megah. Tanpa terlihat dibuat-buat tanpa terlihat mengada-ngada tanpa terlihat sengaja.
Jelas bukan ?
Kesedihan saat ini berupa seorang renta mengaduk-ngaduk beberapa bungkus sisa, melewatkan bagian-bagian tersenyum nya & memilih berziarah memikirkan cacing-cacing perutnya yang terlatih bernyanyi setiap detik, semakin hebat memelas kasih, semakin kuat berperan sedih, tanpa lengah sedikitpun peluh yang (secara alami) memang berpasangan dengan segala bentuk kesedihan kepenatan & terpuruk.
kenapa selalu begitu ?
ga ada tempat untuk manusia-manusia sederhana yang mengumumkan seberapa hebat kesenangannya; teater mungil pusat kota, petikan gitar adik-kakak, cibiran kecil tanpa gaff dan beberapa syukur mengingat Tuhan. memang terlalu sederhana, begitu dekat, begitu sedih saat terlalu jauh. 
Sebelum mengalami yang begitu jauh bisa terasa dekat, kotak-kotak hidup selalu seindah aslinya, pohon hijau akan terus menghijau tanpa berubah menguning, atau sedikit highlight atau cenderung perak maupun beberapa bokeh karna pendar cahaya. Awan mendung serta kilat kemarahannya akan tetap mengilat padam tanpa dipikirkan volum kepadamannya, tanpa perlu mempelajari koheren kegelapannya, atau bingung mengatur cahaya monokromnya. Hanya tau itulah cahaya yg padam di awan, mati listrik rupanya, dan terbit sekilas warna-warna yg dianggap jelmaan bidadari. 
bidadari sudah enggan menginjak kaki langit, bidadari bermain di atap, diantara langit & bumi sudah ga ada celah kecil bagi yg ga terlihat jelas. Bumi juga terlalu bulat sehingga takut terpeleset memutar, sepertinya akan pusing & tentu saja ga akan berguna lebih. 
Hari ini kubilai-khan diputar ulang dimulai senja, mari berputar sederhana menertawai tarian aslinya, akan begitu jelas tanpa bosan untuk yang bisa, untuk yang suka, untuk yang rela.



danke

Wednesday, 9 July 2014

draft kosong (untuk yg merasa mati)



I need pain. Butuh sebanyak-banyaknya duka: karena hal-hal duka yang membuat radar peka, makin sejati, sampai belati juga ga membuat mati. Sumpah demi apapun yang ada di langit, di bumi, di pembaruan dunia, di dasarnya maupun sekat-sekat antara ketiganya, dikejar memutar sambil menggigil pun ga akan membuat kering instinct untuk hidup, bagi yg ingin hidup; atau beberapa mungkin seperti segan hidup & malas mati. Tapi akhirnya cenderung lebih memilih tetap hidup dalam kemalasan yang ga pernah mati. Ga tau harus menginginkan apa, menolak apa, memperjuangkan apa, bahkan mengawini siapa. kemudian akan jadi apa (mutlak saja) ga pernah terasa terlalu penting untuk dipikirkan. mati rasanya. mati. Bagian pemikiran yang paling waras dari jiwa-jiwa ciptaan Tuhan adalah hidupnya diikrarkan untuk membuat sejarah yang baik, bagus & menarik. Bagus untuk jiwanya sendiri, biar tenang, biar terasa di bumi, biar terasa bertumbuh, & kembali pada cinta Tuhan. Lainnya yaitu menarik, bukan untuk dirinya sendiri, normal rasanya merasa senang dipuji, diingat & dikagumi; begitulah sejarah yang baik bekerja, terasa bagus & menarik.

Bagian yang kurang waras; segan dia hidup, tapi dia sama sekali ga menginginkan mati, padahal dia terlampau menyukai kegelapan. Bukan gelap jahat, bukan kejahatan. Hal-hal ini hanya soal cahaya & kilatnya. Sering dia menanggalkan sejarah buruknya sambil dia yakin itu bukan hantu yg terus menakut-nakutinya berjalan lebih jauh. Hal itu dilempar beserta tulang-tulang patahan dendamnya. Lantas itu destinasinya ? ya, tapi dia ga akan pernah memiliki hal-hal yg dia sebut sebagai sukses karna yg dilemparnya adalah material dendam, bukan roh-roh yg ada di dalam sejarah buruknya: dia masih bisa merasuk jadi phantom semu di seluruh sudut pikirannya yg masih dipenuhi kikir masa lalu. Dia harus lepaskan roh gelapnya. Biar ga mati hidupnya, mati masa lalunya.

Kamu jangan mati, hiduplah; biar diberi nyala lilin sedikit & jangan terlampau suka gelap yg meradang jadi halusinasi phantom. Ga akan terbiaskan dengan cahaya yg lebih manusiawi. Beri rongga sedikit untuk masa lalu supaya bernapas lega & keluar tanpa desakan murka. Biar dia terlepas beriringan dengan karbon sisa-sisa sesaknya. Biarkan terlantar sampai akhirnya tercerai dari bagian-bagian yg membentuknya untuk tetap ada. Ga akan lama, rohnya pasti hilang & juga phantom. Kamu jangan ingat, kamu bersamaku. Kamu bukan draft kosong bagi phantom-phantom masa lalumu. 



Friday, 18 April 2014

dear diary; bad romance

suatu hari, selalu ada yang bilang bahwa jangan pernah bergantung dengan siapapun kecuali Tuhan, membuatnya tergantung melulu di langit-langit kerongkongan, merekat melulu di awan-awan cerebrum beserta saraf-saraf perifer. 
yang secara tegas, menjunjung itu sebagai path hidup dan kehidupan yang akan ditempatinya nanti. yang secara jelas, menanti penjelasan yang lebih nyata mengenai apa yang dilakukannya ini adalah benar, sambil dia memetik buah-buah mimpinya (dulu).
mungkin dulu, baginya selalu ragu akan apa yang dia ketahui tentang masa depan. atau sekarang, dia bahkan tidak yakin mimpi-mimpinya dulu telah bertransformasi di kehidupan nyatanya.
ini, selalu ada masanya.
bukan cuma dia yang bermimpi. banyak sekali. tapi apa cuma dia yang merasa bahwa sebagian mimpinya direbut oleh orang lain ? it just a feelin, sometimes.

setiap jism yang hatinya masih sempurna (pasti) melalui banyak bentuk perasaan. & ada sebagian yang dibebankan pada orang lain, teman, pacar, beberapa kalimat cacian-umpatan-hinaan, di langit-langit kamar, di secarik kertas buram ujian, beberapa memilih diam & memeluk erat, atau memilih tawa sambil terus cerita.
& ini sebagiannya (cerita)
oke fix, dear diary...

sambil terus melihat perubahan wajah & rambut, berkaca pada dulu-dulu yang memiliki bagian penting dalam kehidupan mimpi gua. ada bagian penting yang pernah dialami & gak akan pernah dialami lagi & pernah (sekali ini) waktu untuk mengulangnya (seperti suatu bad-alert).

CUT!
"its you with me, din. and you know thats all of us will goin to be happy. hidup lo makmur kemana aja bisa"
Fine.. its about folly materialism.
& gua mendadak ilfeel kalau ini disebut-sebut sama pemeran utama pria di mimpi gua yang udah kayak negeri dongeng. kita sama-sama ingat soal paham materialism, gak perlu sejelas itu declarationnya. gua disini gak sama sekali bermaksud menggantungkan kebahagian gua pada finansial yang dikasih sama nenek moyang pemeran utama pria. & let me get out from yr black outlook. 

CUT!
"me! a lot of my friends, they're great at all, my parents, my blue rose abt us, a kingship, they'll make you happy with me"
ini hebat, satu hal yang membuat tertarik adalah banyaknya a-blue-rose. gua harus meninggalkan ini karena pride-nya terhadap orang selain dia. jadi dia sama dengan nol. thanks for the memories.

CUT!
"thanks, din. im happy to see you around me (days ago). tapi anggep aja gua brengsek & (you) gettin move"
tentu aja di bagian ini emosional & serapuh bulu-bulu halus baby-born, sedafuk lirik all of me-nya john legend.. "what would i do without your smart mouth". gak ada yang harus berubah kalau keduanya gak sepakat, yang harus dilakukan adalah saling melupakan & terbiasa. & gua (pasti) harus move kemudian berkeras diri untuk gak berubah demi siapapun. but thanks for yr sweet kiss, go!

MOVE!
"aku bingung-aku bingung-kok kita?-aku juga bingung-beneransumpahbingung"
kalau aja gak pernah kenal, mungkin gua gak akan ikut jadi jism yang sama-sama bingung harus jalan kemana & punya alur apa buat kehidupan di masa depan. tapi semenjak tahu beberapa karakter jism jenis ini, seringkali "lirih-ari lasso" & "let it be-beatles" jadi andalan gua untuk beberapa hari kemarin. a warm hug, a good-smile, my blue-eyed boy! 
tapi cast of mind yang sama sekali gak ada kecocokan, clear! silahkan pergi, van. but still miss you!

GO!
"come back to me"
gua rasa masa lalu gak harus dipikirkan terlalu sering. gua pikir semua jism yang (tentu & pasti) memiliki mimpi perlu namanya perubahan & percepatan & penyesuaian. gua kira dia bisa move sesegera mungkin dengan wanita dongeng lain yang memiliki watak such as adaptable&lovable. be happy, schatz!

& gua selalu dengan cast of mind yang berubah-ubah sesuai musimnya.
unreachable, sometimes. nonperishable, once in a while. destructible, at times.
ucapan seperti permainan mata yang menarik, memberi banyak pengalaman bagi gua, membentuk lengkungan tajam, bentuk love yang longgar, beberapa bentuk percikan fireworks, bahkan seperti latar teater yang haru-biru. 
a bad quarter an hour, just let it go.

au revoir!

Sunday, 2 March 2014

scent of roses


kalau rasa takut yang terbiasa dominant dalam hidupmu, maka chain inilah kali pertama rasa takut itu sendiri takut untuk mendominasi, takutnya berubah jadi pengakuan saling terikat untuk tidak kehilangan, takutnya tidak berpengaruh terhadap apa yang akan menjadi kebetulan besok & takutnya bukan neraka. selalu ada yang ingin cepat diceritakan, selalu tidak habis yg akan diceritakan, selalu ada unik mencurahkan meski bosan dengan rutinitas yg mungkin sama, selalu ada tangan erat rela menopang; saat menarikmu melewati garis sulit soal perasaan, saat menarikmu menaiki kereta yg mulai berjalan, menekan tanganmu dekat bibirnya, menarik jemarimu masuk mobilnya yg lbh jenjang, melewati kota-kota berpuluh cerita beratus derai tawa atau bermiliar sekalipun bisu, menarikmu mudah memasuki gerbang baru yang mungkin saja (rasa-rasanya) sulit km kuasai. tak akan ada jalan yg lebih pragmatis dengan tidak menyukai untuk melakukannya. begitulah pasangan jiwa: aeros (cinta) menerapkan bagian-bagian yang akan dilengkapi tanpa bekas patahannya (yang setelah ditemukan) melukai. seperti melihat bahwa dialah yang terus berbahagia sampai nanti ada tempat membangun rangkai cahaya paling indah. meskipun dalam kehidupan nyata, pasangan jiwa tidak selalu nyata kondisinya. dia bisa dengan sengaja merusak, menyakiti, membuat barricade tajam-tajam kemudian pergi. & kamu seperti hilang di ribuan tahun lalu yang tidak seorang pun mengingatnya sebagai hal penting. kamu merasakannya begitu saja yang pantas. tapi, dia memperbaikinya setelah pertemuan-pertemuan lain yang melukai. setelah fikiran-fikiran lain yang dilampiaskan. setelah banyak ikrar yang diingkari. hal yang begitu destruktif. ingkaran & kerasukannya habis ditinggal sadar. cahaya pasangan jiwa tidak akan hilang. dia kembali & mencari lagi kemudian menemukan jiwanya yg dulu. beginilah hidup, kita memiliki sekat-sekat dengan banyak permulaan & pertukaran. setiap hari harus diisi dengan rutinitas yang harus selalu berbeda agar orang lain suka, membuat phrase-phrase menyentuh agar orang lain menganggap ada, menenggak pil-pil kacau agar hidup kelihatan bedebah, & membuat simpati-simpati kosong agar terlihat utuh jiwa.
begitulah pasangan jiwa menjadi (sementara) tidak nyata. hidup dengan keinginan-keinginan sendiri yang dibentuk dengan persepsi-persepsi jism mayoritas. begitulah passion mengubah pasangan jiwa. hari-hari yang datang selamanya akan lari, selamanya menjauh, selamanya hanya kehilangan yang dalam.
sedangkan yang harus diketahui adalah cahaya pasangan jiwa yang tidak merusak, menyakiti, membuat barricade tajam-tajam kemudian hilang bersama bentuk jismnya yang (sementara) pergi. dia menjaga jiwamu agar konstan hangat bersama casemate yang belum kembali. casemate yang belum pernah orang lain tinggali sebagai tempat kembali. seringkali, mereka yang lembut meraih lekukmu tidak menguasai hatimu & lebih banyak keadaan; yang menguasai lembut hatimu tidak berhasil meraih lekukmu. itu dengan sadar terasa berbeda maknanya dengan pasangan jiwa. entah apa & sekuat apa cahayanya, kamu merasakannya jauh-jauh hari sebelum pasangan jiwa ada. bukan sengaja menemukan, pasangan jiwa bukan kebetulan atau dugaan yang dibentuk-bentuk, nanti: pasangan jiwa saling menemukan karena sebelumnya sudah pernah membicarakan. 
said: every human being experiences his or her own desire; its part of our personal treasure & although, as an emotion, it can drive people away (which isn't soulmate) generally speaking, it brings those who are important to us closer. its an emotion chosen by soul, & its so intense that it can infect everything & everyone.

"i love you"
"i love you too"
"aneh, seharusnya saling tinggal menjauh"
"nor do I, kita seharusnya bukan disini"
...............


Saturday, 1 February 2014

jism-jism yang tidak terkendali

lo gak akan pernah bisa faham,
gak akan pernah selibat tindih dengan apa yang dirasain orang lain, bahkan bagi si pemilik empati yang paling mendarah daging sekalipun. 
Jadi, untuk perasaan semacam ini gua lebarkan jadi yang gak akan pernah bisa difahami, whatsoever;whosoever.

Penciptaan manusia dari setitik mani tumbuh sebelangga, diresapi gumpal darah, tulang-tulang putih pucat & dibuat jadi istimewa cukup dengan frasa akal kemudian dibekali hati yang mudah berubah, merupakan penciptaan naik turun yang pernah ada.

Hati lo gak selamanya suci, kuatnya bisa diredam dengan godaan berpuluh billion nikmat yg dosa.
tapi, jiwa paling luhur akan tetap suci & transparan & monoton. 
yang nyata, & jangan lupa adalah asal lo dari mani yang dihinakan apabila gak suci pada kondisinya. 

Panjangnya akal bisa diubah dengan arak dan pil mewah dengan tawaran paling senang. Tapi jiwa yang luhur tetap suci.
Gak ingatkah ratapan adam hawa saat harus pergi dari bahagia yang sempurna kekalnya ? itu jejak paling jelas yang gak akan pernah lo tau ujung kisahnya tanpa membaca kitab Tuhan. Itu jejak paling terberkati yang menjadi buah bibir di setiap kisah kitab-kitab agama. Jiwa sebenar-benarnya tetap suci di bagaimanapun keadaan dosa. 
Asal mendengar namanya, gua teringat banyak jiwa suci yang naungannya masih di jism-jism penyuka senang yang belaka.
& tanpa tau kapan kembali.