jadi, gimana rasanya kalau ternyata seluruh dunia setuju: uang adalah sama kedudukannya dengan cronos/olympus/hera/oranos/pun anak cronos yang terlalu bengal sehingga ditelan mentah-mentah oleh bapanya tapi (kemudian) selamat dan malah menjadi dewa dari segala dewa (re:zeus) ?
jadi, gimana rasanya kalau ini adalah masanya uang sebagai benda yang paling diingin-inginkan di jalan-jalan kumuh di gang-gang rekat di perkampungan di rumah-rumah susun atau di beberapa blok-blok prostitute ?
jadi, gimana rasanya kalau ternyata uang bukan sebatas kertas angka yg memberikan makan atau minum, tapi malah terlibat memutus nyawa ?
dan, gimana rasanya bersikap seakan hidup senang karena dibeli uang ?
oyah, berapa-ratus kali gua merasa mood adalah hal yg bisa dikuasai oleh kemerosotan jumlah kertas di dompet, nominal di atm juga ikut-ikutan bikin gua cemberut & lusuh & sinis ga karuan. sebenarnya, ini phobia kemiskinan yg kemudian jadi akar dari seluruh kebodohan mood yg ada.
jadi, sebenarnya masih ada separuh-separuh orang yang lebih memilih hidup untuk mengejar karir (uang) dan felt so engaged with their achievement (money in life). sukses adalah uang. uang ? ye of course, kalau sukses bukan untuk uang lalu buat apa ?
bahagia ? sedangkan mood telah dilahirkan dari uang.
membantu orang lain ? sedangkan melakukannya harus dilengkapi uang
(hai, membantu bisa saja selain uang, moril:knowledge:petuah).
oke, moril:knowledge:petuah adalah didapat dari pengajar-pengajar ? jadi sekolah masih belum gratis kan ?
jadi, tepuk tangan hormat untuk para talent & tray di acara-acara megah adalah bentuk penghormatan kekayaan mereka, karna kemungkinan besar beberapa mc terlalu malu untuk mengganti "applause for dedication" menjadi "applause for money-relation".
jadi, sebenar-benarnya pujian adalah sebab uang.
jadi, bisik-bisik gosip antar wanita, sirik antar meja, jambak-menjambak remaja selalu karna hal-hal gengsi atau selisih rasa ?
mungkin ya, tapi alasan tertinggi gengsinya adalah uang, alasan sangsi perasaannya adalah uang: yaitu siapa dari siapa yang lebih uang, berapa dari berapa banyaknya nominal & siapa dari siapa yang unggul finansial.
iya, terlalu sempit otaknya kalau karna uang.
jadi, sebaiknya kita bisa bicara hal lain seperti acomodador, ialah saat di dalam hidup kita dimana kita memutuskan untuk melupakan keinginan-keinginan kita & menerima saja apa yang ada, seperti bersyukur.
tq, bae.


