Friday, 18 April 2014

dear diary; bad romance

suatu hari, selalu ada yang bilang bahwa jangan pernah bergantung dengan siapapun kecuali Tuhan, membuatnya tergantung melulu di langit-langit kerongkongan, merekat melulu di awan-awan cerebrum beserta saraf-saraf perifer. 
yang secara tegas, menjunjung itu sebagai path hidup dan kehidupan yang akan ditempatinya nanti. yang secara jelas, menanti penjelasan yang lebih nyata mengenai apa yang dilakukannya ini adalah benar, sambil dia memetik buah-buah mimpinya (dulu).
mungkin dulu, baginya selalu ragu akan apa yang dia ketahui tentang masa depan. atau sekarang, dia bahkan tidak yakin mimpi-mimpinya dulu telah bertransformasi di kehidupan nyatanya.
ini, selalu ada masanya.
bukan cuma dia yang bermimpi. banyak sekali. tapi apa cuma dia yang merasa bahwa sebagian mimpinya direbut oleh orang lain ? it just a feelin, sometimes.

setiap jism yang hatinya masih sempurna (pasti) melalui banyak bentuk perasaan. & ada sebagian yang dibebankan pada orang lain, teman, pacar, beberapa kalimat cacian-umpatan-hinaan, di langit-langit kamar, di secarik kertas buram ujian, beberapa memilih diam & memeluk erat, atau memilih tawa sambil terus cerita.
& ini sebagiannya (cerita)
oke fix, dear diary...

sambil terus melihat perubahan wajah & rambut, berkaca pada dulu-dulu yang memiliki bagian penting dalam kehidupan mimpi gua. ada bagian penting yang pernah dialami & gak akan pernah dialami lagi & pernah (sekali ini) waktu untuk mengulangnya (seperti suatu bad-alert).

CUT!
"its you with me, din. and you know thats all of us will goin to be happy. hidup lo makmur kemana aja bisa"
Fine.. its about folly materialism.
& gua mendadak ilfeel kalau ini disebut-sebut sama pemeran utama pria di mimpi gua yang udah kayak negeri dongeng. kita sama-sama ingat soal paham materialism, gak perlu sejelas itu declarationnya. gua disini gak sama sekali bermaksud menggantungkan kebahagian gua pada finansial yang dikasih sama nenek moyang pemeran utama pria. & let me get out from yr black outlook. 

CUT!
"me! a lot of my friends, they're great at all, my parents, my blue rose abt us, a kingship, they'll make you happy with me"
ini hebat, satu hal yang membuat tertarik adalah banyaknya a-blue-rose. gua harus meninggalkan ini karena pride-nya terhadap orang selain dia. jadi dia sama dengan nol. thanks for the memories.

CUT!
"thanks, din. im happy to see you around me (days ago). tapi anggep aja gua brengsek & (you) gettin move"
tentu aja di bagian ini emosional & serapuh bulu-bulu halus baby-born, sedafuk lirik all of me-nya john legend.. "what would i do without your smart mouth". gak ada yang harus berubah kalau keduanya gak sepakat, yang harus dilakukan adalah saling melupakan & terbiasa. & gua (pasti) harus move kemudian berkeras diri untuk gak berubah demi siapapun. but thanks for yr sweet kiss, go!

MOVE!
"aku bingung-aku bingung-kok kita?-aku juga bingung-beneransumpahbingung"
kalau aja gak pernah kenal, mungkin gua gak akan ikut jadi jism yang sama-sama bingung harus jalan kemana & punya alur apa buat kehidupan di masa depan. tapi semenjak tahu beberapa karakter jism jenis ini, seringkali "lirih-ari lasso" & "let it be-beatles" jadi andalan gua untuk beberapa hari kemarin. a warm hug, a good-smile, my blue-eyed boy! 
tapi cast of mind yang sama sekali gak ada kecocokan, clear! silahkan pergi, van. but still miss you!

GO!
"come back to me"
gua rasa masa lalu gak harus dipikirkan terlalu sering. gua pikir semua jism yang (tentu & pasti) memiliki mimpi perlu namanya perubahan & percepatan & penyesuaian. gua kira dia bisa move sesegera mungkin dengan wanita dongeng lain yang memiliki watak such as adaptable&lovable. be happy, schatz!

& gua selalu dengan cast of mind yang berubah-ubah sesuai musimnya.
unreachable, sometimes. nonperishable, once in a while. destructible, at times.
ucapan seperti permainan mata yang menarik, memberi banyak pengalaman bagi gua, membentuk lengkungan tajam, bentuk love yang longgar, beberapa bentuk percikan fireworks, bahkan seperti latar teater yang haru-biru. 
a bad quarter an hour, just let it go.

au revoir!

1 comment: