Monday, 14 October 2013

Flop down

& bagaimanapun caranya akan ada jalan keluar dari sudut pandang yg terlalu sempit yg terlalu mengikat yg terlalu meradang.

Siapapun gak akan pernah tau ada cerita sesedih apa besok. Siapa jg yg rela kalau harinya dipenuhi raut sedih & merana ? Siapa jg yg akan bangga kalau dirinya adalah bagian dari segala sedih & merana ? & bagian yg seharusnya jadi pusat kesukaan malah jadi kesedihan, siapa jg yg gak risau ?

Ya, siapapun yang mengiyakan tentu saja memiliki otak senormal orang yg spooky mind sekalipun. Kenapa bisa sesempit itu berpikiran bahwa disini (di bumi) dilahirkan untuk mengembangkan segala bentuk kesedihan yang sudah diciptakan Tuhan sebagai salah satu bagian makhluk tanpa ruang-Nya. 


Chose to be happier more than world was giving it desires.
& seharusnya selalu bisa berpikiran seluas dunia & angkasa & padang akhirat supaya setiap yang terlintas mengenai kesedihan cepat sirna digerogoti rasa syukur mendapatkan maklum yg mengakar.
Jangan bisu, beri ucap tenang untuk setiap kesusahan yg sedang dirasa.
Jangan bergantung kecuali dengan Tuhan. Jangan berharap kecuali yakin itu yang terbaik dilakukan. 
& jangan terlalu menyisipkan kata 'jangan' di setiap bait jalan yg mulai ditempuh, malah akan jadi petaka kepanikan di jalanan hidup. Berjalan tanpa dibebani lemparan-lemparan sedih dari ulah orang lain, tersenyum tanpa jeda. 
Memilihlah dengan komitmen erat yg positif, selalu positif, selalu beranak suka, selalu dihadiahi suka.

Kompleks rasanya kalau setiap masalah menjadi benar-benar masalah, hal beban yg tidak bisa diringkas jeda waktu sedihnya. Tugas paling mulia untuk diri sendiri adalah minimalize segala sedih & merana & risau & segala pun bentuknya. Gua belajar banyak hal dari rasa takut. Takut gak sempat merasakan senang sebelum kembali kepada Yang Maha Memelihara. Maka, senanglah sekarang. & senanglah di padang perkumpulan (nanti) bersama ribuan makhluk Tuhan. Mulai seterusnya, cobalah semakin jatuh cinta pada sisi positif, jatuh cinta yg dengan kuat. Cobalah jatuh cinta pada kesenangan.

Terima kasih.

No comments:

Post a Comment